Apa Penyebab Tekanan Barometrik?

Seiring dengan suhu udara dan kecepatan angin, tekanan atmosfer adalah ukuran utama yang digunakan oleh ahli meteorologi untuk meramalkan cuaca. Karena alat yang digunakan untuk melakukan pengukuran ini adalah barometer, maka pembacaannya disebut juga tekanan barometrik. Perubahan tekanan barometrik hasil dari perubahan kondisi di atmosfer kita. Perubahan di atmosfer adalah penyebab perubahan cuaca, jadi melacak tekanan barometrik membantu para ilmuwan memprediksi cuaca lokal.

Tekanan atmosfir

Apa Penyebab Tekanan Barometrik?

Tekanan atmosfer di sembarang tempat hanyalah berat atmosfer di atas tempat itu. Meskipun udara di sekitarnya tampak seperti tidak ada apa-apa, kolom udara di atas kepala orang tingginya ratusan mil. Karena ketinggian itu, beratnya cukup untuk memberikan tekanan sekitar 1.013,25 milibar (14,7 pon per inci persegi) di permukaan laut.

Ketinggian dan Tekanan Atmosfer

Apa Penyebab Tekanan Barometrik?

Karena tekanan atmosfer disebabkan oleh berat kolom udara di atas suatu lokasi, masuk akal jika membuat kolom lebih pendek mengurangi beratnya. Itulah tepatnya yang terjadi, jadi tekanan barometrik semakin rendah saat Anda pergi dari pantai ke puncak gunung. Tidak hanya kolom udara menjadi lebih pendek, udara juga lebih padat di ketinggian yang lebih rendah. Itulah mengapa lebih sulit bernafas di pegunungan daripada di pantai.

Ahli meteorologi menggunakan rumus matematika untuk mengoreksi tekanan atmosfer yang diukur pada ketinggian tinggi ke nilai standar, yang akan terjadi di permukaan laut. Jika mereka tidak membuat perhitungan ini, mereka tidak dapat membandingkan tekanan antara dua tempat pada ketinggian yang berbeda.

Sistem Tekanan Tinggi dan Rendah

Seiring dengan suhu udara dan kecepatan angin, tekanan atmosfer adalah ukuran utama yang digunakan oleh ahli meteorologi untuk meramalkan cuaca. Karena alat yang digunakan untuk melakukan pengukuran ini adalah barometer, maka pembacaannya disebut juga tekanan barometrik. Perubahan tekanan barometrik disebabkan oleh perubahan ...

Udara di atmosfer bumi terus bergerak. Udara tidak hanya bergerak di sekitar permukaan dalam bentuk angin, tetapi udara juga perlahan naik di beberapa tempat dan turun di tempat lain. Di daerah di mana udara jatuh ke permukaan, gerakan kolom udara ke bawah menambah sedikit tekanan udara lokal. Hasilnya adalah tekanan yang sedikit lebih besar dari biasanya untuk elevasi tersebut, yang disebut tekanan tinggi. Di tempat-tempat di mana udara naik, berat kolom udara berkurang sedikit, menyebabkan daerah bertekanan rendah. Daerah bertekanan tinggi dan rendah ini bergerak perlahan di permukaan.

Mengubah Tekanan

Tekanan atmosfer, Tekanan barometrik, Sistem tekanan tinggi, Sistem tekanan rendah

Ahli meteorologi melacak tekanan barometrik karena perubahan membantu memprediksi perubahan kondisi cuaca. Saat udara tenggelam di zona bertekanan tinggi, ia menghangat dan mengembang, yang memperlambat atau menghentikan pembentukan awan. Sebagai aturan umum, naiknya tekanan barometrik berarti cuaca cerah. Udara di daerah bertekanan rendah mendingin saat naik, yang memiliki efek sebaliknya: Mendinginkan udara menyebabkan lebih banyak awan terbentuk, yang cenderung membawa cuaca berawan dan bahkan badai.

Ketika dikombinasikan dengan pengukuran lain, perubahan tekanan barometrik adalah kunci untuk membantu ahli meteorologi memprediksi cuaca.